Realisme vs Anti-Realisme
Realisme adalah aliran yang mempunyai pemahaman bahwa alam semesta tidak dipengaruhi oleh manusia. Segala sesuatu yang diperbuat oleh manusia tidak berpengaruh pada dunia.
Contohnya: ∏ (pi) meskipun dunia dan semuanya tidak ada tetap saja ada karena merupakan konsep.
Lawan dari Realisme adalah Idealisme
Idealisme adalah aliran yang mempunyai pemahaman bahwa semua isi dunia itu relatif terhadap pikiran manusia. Apa yang dipikirkan oleh manusia berpengaruh terhadap sekitar. Seperti ungkapan yang diutarakan oleh Descartes, sang filsuf ternama dari Perancis “Cogito ergo sum” yang artinya aku berpikir, maka aku ada. Maksudnya kalimat ini membuktikan bahwa satu-satunya hal yang pasti di dunia ini adalah keberadaan seseorang sendiri.
Dalam perkembangannya Science tak bisa berjalan bersama. Science selalu ditentang oleh agama. Selain agama, Antar ilmuan pun memiliki pemahaman yang berbeda. Oleh karena itu realism mempunyai penentang lain selain dari agama, yakni antirealisme.
Realisme vs Antirealisme
Menurut Realisme, sesuatu itu bisa diamati, tetapi jika tidak bisa yang tidak apa-apa. Sedangkan antirealism tidak sependapat, mereka percaya bahwa sesuatu yang bisa dipercaya sebagai kebenaran harus bisa diamati.
Tingkatan tersebut adalah Observable dan Detection.
Observable maksudnya sesuatu bisa diamati, sedangkan Detection maksudnya sesuatu benar-bnar tidak bisa diamati oleh indera, tapi bisa dideteksi dengan alat tertentu.
Contohnya elektron. Elektron tidak bisa dilihat oleh mata kita atau alat apapun. Tetapi keberadaannya bisa dirasakan dengan alat pendeteksi. Orbit electron juga tak ada yg bisa mengamati. Tetapi semua itu dapat diketahui dengan menggunakan perhitungan matematika. Contoh lain T-Rex. T-Rex tidak bisa dilihat karena sudah tidak ada. Tetapi masih bisa diamati dari fosilnya.
Realisme dan antirealisme selalu mempunyai pendapat berbeda. Menurut Antirealisme, teori yang dihasilkan oleh realisme adalah dongeng atau cerita fiksi belaka supaya semau itu mempermudahkan dalam pemahaman dan prediksi. Lalu Realisme tak tinggal diam, Realisme mengatakan jika antirealisme berpendapat begitu, kita semua ini hidup hanya berdasarkan suatu keajaiban saja. Kalau teori realisme dijelaskan menggunakan penjelasan ilmiah menurut IBE maka teori pendapat adalah benar. Untuk membela diri Antirealism membantah dengan mengatakan bahwa penemuan banyak yang ditemukan dari teori scientist yang notabene adalah keliru, tapi tetap dapat menyokong penemuan-penemuan yang berikutnya.